Sunday, May 20th

Last update12:07:08 AM GMT

You are here:: Home

Analisis Pergerakan Harga Saham menggunakan Stochastic Oscillator

E-mail Print PDF

Stochastic Oscillator ini merupakan alat analisis yang diciptakan oleh George C. Lane pada akhir 50-an.

Stochastic Oscillator Analisis Pergerakan Harga Saham

Secara sepintas kita lihat bahwa hasil dari analisis dengan menggunakan Stochastic Oscillator dibandingkan dengan RSI adalah hampir sama. Hanya saja dalam Stochastic ini perhitungan meliputi harga terendah, harga tertinggi dan closing price pada waktu yang ditentukan.


Dengan menggunakan data di atas, dapat kita lihat bahwa pada daerah paling atas disebutkan sebagai Overbought Area dimana harga saham yang kita beli. Sementara itu, untuk area bawah disebut sebagai Oversold Area (otomatis harga saham yang akan dibeli, dijual pada minimum sebesar sebagian).


Indikasi lainnya dalam menggunakan Stochastic Oscillator ini adalah kita dapat melihat bagaimana trend ke depan akan harga perusahaan ini. Apabila terjadi persinggungan antara garis lurus dan garis putus-putus di atas, kita dapat memprediksi bahwa adanya kecenderungan menurunnya harga saham. Sementara itu, apabila persimpangan itu terjadi pada sisi bawah, maka dampaknya adalah kecenderungan meningkatnya harga saham.